BSI Situbondo Salurkan 100 Bibit Tanaman untuk Edukasi Siswa SMP 1
BSI Situbondo membagikan 100 bibit tanaman kepada guru SMP 1 untuk edukasi lingkungan siswa melalui praktik menanam dan pengolahan limbah.
SITUBONDO – Bank Sampah Induk (BSI) Situbondo menerima kunjungan perwakilan guru SMP 1 Situbondo untuk melihat langsung pengolahan limbah serta budidaya berbagai bibit sayur dan tanaman. Dalam kunjungan tersebut, BSI juga membagikan sebanyak 100 bibit sebagai sarana edukasi lingkungan bagi pelajar, Senin (27/4/2026).
Salah satu perwakilan yang hadir, Ali, mengaku tertarik dengan metode penanaman yang digunakan di BSI. Ia menyebut berbagai bibit sayur dan tanaman tumbuh subur menggunakan media polybag sehingga mudah diterapkan di lingkungan sekolah.
“Iya, tadi kami bersama perwakilan guru mendatangi BSI untuk mengambil bibit. Semua bibit ini nantinya akan ditanam di sekolah,” ujar Ali saat dikonfirmasi.
Ia menjelaskan, bibit tersebut akan ditanam di lahan kosong yang belum dimanfaatkan di area sekolah. Program ini sekaligus menjadi bagian dari praktik pembelajaran serta upaya menanamkan kesadaran lingkungan kepada siswa.
“Ini untuk praktik bertanam sekaligus edukasi lingkungan bagi siswa, juga sebagai tindak lanjut peringatan Hari Bumi,” tambahnya.
Ali menilai BSI menjadi pilihan karena menyediakan beragam jenis bibit dengan akses yang mudah. Selain itu, variasi tanaman yang tersedia dinilai cukup lengkap untuk kebutuhan edukasi sekolah.
Sedikitnya 100 bibit tanaman yang diberikan terdiri dari terong, cabai, tomat, bunga kol, stroberi, blueberry, hingga daun mint. Bibit tersebut diharapkan dapat menunjang kegiatan belajar berbasis lingkungan di sekolah.
Ketua Pengelola BSI Situbondo, Purwanto, mengatakan pihaknya menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menegaskan BSI tidak hanya menyerahkan bibit, tetapi juga siap memberikan pendampingan perawatan tanaman.
“Saya mendampingi langsung saat penyerahan bibit kepada perwakilan guru SMP 1 Situbondo,” kata Purwanto.
Menurutnya, pendampingan dilakukan agar tanaman dapat tumbuh optimal. Selain itu, BSI juga mengenalkan pengolahan limbah dapur menjadi pupuk cair dan padat yang telah terbukti efektif untuk berbagai jenis tanaman.
“Kami siap mendampingi, terutama kalangan pelajar. Kami juga mengenalkan hasil olahan limbah dapur menjadi nutrisi tanaman yang sudah kami uji,” jelasnya.
Purwanto juga menyoroti masih rendahnya minat generasi muda terhadap pertanian dan kepedulian lingkungan. Ia berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan kesadaran baru di kalangan pelajar.
“Semoga bibit yang diberikan bisa tumbuh baik dan memunculkan generasi muda yang gemar bertani serta peduli lingkungan,” pungkasnya.
Penulis : Khairul
What's Your Reaction?