Bupati Bondowoso dan Istri Tampil di Fashion Show Batik Muslim Festival Muharram
Fashion Show Busana Muslim berbahan batik khas Bondowoso menjadi daya tarik Festival Muharram 1448 Hijriah. Bupati Abdul Hamid Wahid bersama istri turut tampil di catwalk sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya lokal, penguatan UMKM, dan pengembangan industri kreatif daerah.
BONDOWOSO – Fashion Show Busana Muslim berbahan batik khas Bondowoso dalam rangka Festival Muharram 1448 Hijriah berlangsung meriah dan menyedot perhatian masyarakat. Kegiatan yang menjadi salah satu agenda unggulan festival tersebut semakin semarak karena Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid bersama istrinya turut tampil memperagakan busana di atas catwalk.
Fashion show ini tidak sekadar menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah untuk menampilkan kreativitas sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya lokal melalui ragam busana yang memadukan nilai-nilai keislaman dengan kearifan khas Bondowoso.
Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menegaskan bahwa pelestarian budaya daerah harus terus dilakukan di tengah perkembangan zaman dan derasnya arus globalisasi. Menurutnya, budaya lokal merupakan identitas yang wajib dijaga sekaligus dikembangkan agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat masa kini.
"Festival Muharram ini menjadi ruang yang sangat baik untuk menunjukkan bahwa nilai-nilai keislaman dan warisan budaya daerah dapat berjalan beriringan. Batik khas Bondowoso harus terus diperkenalkan dan dikembangkan sebagai kebanggaan masyarakat," ujar Hamid.
Ia menjelaskan, penyelenggaraan Fashion Show Busana Muslim tersebut sejalan dengan misi pembangunan daerah, khususnya dalam upaya melestarikan kearifan lokal dan memperkuat kehidupan kebudayaan yang berlandaskan nilai keimanan dan ketakwaan.
Menurut Hamid, perpaduan busana muslim dengan motif batik khas Bondowoso mampu memperkuat karakter masyarakat yang religius sekaligus mencintai budaya daerah. Karena itu, kegiatan serupa perlu terus didorong sebagai bagian dari upaya menjaga identitas daerah.
Selain menjadi ajang pelestarian budaya, kegiatan tersebut juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kehadiran para pelaku usaha dan UMKM dinilai membuka peluang yang lebih besar bagi pemasaran produk-produk lokal.
Hamid menilai sektor industri kreatif memiliki potensi besar untuk berkembang dan menjadi salah satu penopang ekonomi daerah melalui pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
"Melalui kegiatan seperti ini, kita mendorong produk-produk lokal agar memiliki nilai tambah dan daya saing yang lebih tinggi. Busana muslim dengan sentuhan motif khas Bondowoso memiliki peluang besar untuk berkembang di pasar yang lebih luas," katanya.
Lebih lanjut, Hamid berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan desainer-desainer muda kreatif yang dapat mengembangkan industri fesyen berbasis budaya lokal. Menurutnya, ekosistem industri kreatif yang kuat akan berdampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat sekaligus mendukung sektor pariwisata daerah.
Pada kesempatan itu, Bupati Bondowoso juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, pelaku UMKM, dan berbagai pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan Festival Muharram 1448 Hijriah. Ia menilai sinergi seluruh elemen masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga dan mengembangkan budaya daerah.
"Semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam kegiatan ini menjadi modal penting untuk membangun Bondowoso yang lebih maju, unggul, berbudaya, dan berdaya saing. Mari kita terus mencintai produk lokal dan menjaga warisan leluhur untuk generasi yang akan datang," pungkasnya.
What's Your Reaction?