Dirawat di RSUD dr. Soebandi, Gus Fawait Kirim Pesan Kuat: Pemimpin Harus Percaya Layanan Daerahnya Sendiri

Apr 22, 2026 - 19:48
 0
Dirawat di RSUD dr. Soebandi, Gus Fawait Kirim Pesan Kuat: Pemimpin Harus Percaya Layanan Daerahnya Sendiri
Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E. M.Sc saat memimpin rapat ditengah masa perawatan di RSUD Dr. Soebandi.

KABAR RAKYAT, JEMBER — Keputusan Bupati Jember Muhammad Fawait menjalani perawatan di RSUD dr. Soebandi bukan sekadar pilihan medis, melainkan pernyataan politik yang sarat makna: pemimpin harus menjadi orang pertama yang percaya pada kualitas layanan publik di daerahnya sendiri.

Di tengah kondisi kesehatan yang menurun dan anjuran untuk dirawat di Surabaya, Gus Fawait justru mengambil langkah berbeda. Ia memilih bertahan di Jember, mempercayakan penanganan kesehatannya kepada rumah sakit milik daerah yang selama ini juga melayani masyarakat luas.

Langkah ini menandai pergeseran penting dalam cara seorang kepala daerah membangun kepercayaan publik. Alih-alih mencari layanan di luar daerah, ia menunjukkan bahwa fasilitas kesehatan lokal telah mengalami peningkatan signifikan dan layak diandalkan.

“Biasanya kalau sakit saya ke Surabaya. Namun sekarang saya memilih di Soebandi karena pelayanannya sudah membaik,” ujarnya.

Pernyataan tersebut bukan sekadar testimoni personal, tetapi juga menjadi legitimasi langsung terhadap kualitas layanan RSUD dr. Soebandi. Apalagi, Gus Fawait mengaku telah merasakan layanan terapi stem cell di rumah sakit tersebut dengan kualitas yang dinilainya tidak kalah dibandingkan fasilitas lain, termasuk di luar negeri.

Dalam konteks kepemimpinan, keputusan ini dapat dibaca sebagai upaya membangun trust publik berbasis keteladanan. Kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan daerah kerap terhambat oleh persepsi bahwa pejabat sendiri lebih memilih berobat ke luar kota. Gus Fawait justru mematahkan pola tersebut.

Lebih dari itu, langkah ini juga memperkuat framing politik kesehatan daerah: bahwa pembangunan sektor kesehatan tidak cukup hanya dengan kebijakan, tetapi harus ditunjukkan melalui keberanian pemimpin dalam menggunakan layanan yang sama dengan rakyatnya.

Meski tengah menjalani perawatan, Gus Fawait tetap aktif memimpin jalannya pemerintahan. Ia mengikuti rapat koordinasi secara daring bersama OPD dan tim terkait, membahas isu strategis seperti kemiskinan, kelangkaan elpiji, hingga program beasiswa.
Sikap tersebut mempertegas citra kepemimpinan yang responsif dan tidak abai terhadap tanggung jawab, bahkan dalam kondisi terbatas.

“Setiap persoalan masyarakat adalah prioritas yang harus segera ditangani. Komitmen bekerja untuk rakyat tidak boleh terhenti,” tegasnya.

Dengan memilih dirawat di RSUD dr. Soebandi, Gus Fawait tidak hanya sedang memulihkan kesehatan, tetapi juga sedang mengirim pesan politik yang jelas: kualitas layanan publik daerah harus dipercaya, dimulai dari pemimpinnya sendiri. (zan)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow