Dukung Indonesia Asri, Camat Panji Luncurkan Gerakan Panji Glowing Sampah

Camat Panji, Situbondo, meluncurkan program Panji Glowing untuk mengatasi persoalan sampah desa selama 90 hari. Gerakan ini mendukung Indonesia Asri dengan fokus pada edukasi, pemilahan sampah, dan kolaborasi lintas sektor.

Apr 23, 2026 - 16:16
 0
Dukung Indonesia Asri, Camat Panji Luncurkan Gerakan Panji Glowing Sampah
amat Panji, Kiptiyah Rikawati, berfoto bersama warga usai kegiatan sosialisasi program “Panji Glowing” di salah satu desa di Kecamatan Panji, Situbondo. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.

SITUBONDO – Camat Panji, Kiptiyah Rikawati, menyatakan dukungannya terhadap Surat Edaran (SE) Indonesia Asri melalui program “Panji Glowing” sebagai gerakan penyelesaian persoalan sampah di seluruh desa.

Program tersebut muncul sebagai respons atas banyaknya keluhan masyarakat terkait sampah yang berserakan hingga menggunung di berbagai titik, bahkan tidak dibuang pada tempat yang telah disediakan.

Kiptiyah menegaskan bahwa program ini menjadi langkah nyata untuk mendorong kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya dalam membuang sampah pada tempatnya.

“Program ini menjadi dorongan nyata untuk mengajak warga buang sampah pada tempatnya,” ujar Kiptiyah saat meninjau lokasi sungai di Desa Juglangan, Kecamatan Panji, Rabu (22/04/2026).

Ia menjelaskan, sejak awal menjabat, persoalan sampah menjadi keluhan utama masyarakat, bahkan disebut sebagai salah satu penyebab banjir di sejumlah jalan desa.

Menurutnya, banyak titik sampah liar yang menumpuk hingga menyumbat aliran sungai, sehingga pengaduan masyarakat terus bermunculan tanpa henti.

“Ada titik sampah yang menggunung dan menyumbat saluran sungai, dan pengaduan masyarakat tidak berhenti. Itu terjadi di awal saya menjabat,” ungkapnya.

Berangkat dari kondisi tersebut, Panji Glowing kemudian diinisiasi sebagai program tematik selama 90 hari ke depan untuk mengatasi persoalan sampah secara menyeluruh.

Kiptiyah menilai, hampir di setiap desa di Kecamatan Panji ditemukan titik-titik sampah liar yang perlu segera ditangani secara serius.

Karena itu, sosialisasi terkait pemilahan sampah dan pentingnya kesadaran masyarakat dinilai harus terus dikebut.

“Dengan menggaungkan Panji Glowing, titik-titik sampah liar harus ditertibkan melalui desa dan elemen struktural di bawahnya,” tegasnya.

Ia juga menyoroti bahwa salah satu faktor utama penyumbang sampah berasal dari rumah tangga, sehingga edukasi pemilahan sampah menjadi fokus utama program.

Kiptiyah menyebutkan, saat ini terdapat sembilan titik penanganan sampah terberat yang tersebar di seluruh desa di Kecamatan Panji.

“Ada 9 titik penanganan sampah terberat tersebar di semua desa,” paparnya.

Untuk memperkuat program, pihaknya menargetkan keterlibatan berbagai elemen, mulai dari organisasi kewanitaan, instansi pemerintah, hingga komunitas masyarakat.

Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan mampu menekan volume sampah sekaligus mempercepat penyelesaian persoalan lingkungan.

Selain itu, sosialisasi terkait pengolahan dan pemilahan sampah dapur agar memiliki nilai ekonomis juga akan dioptimalkan.

“Namun sosialisasi secara umum agar masyarakat membuang sampah pada tempatnya tetap menjadi prioritas bersama perangkat desa,” jelasnya.

Kiptiyah menegaskan, berbagai aksi nyata seperti kerja bakti dan turun langsung ke lapangan telah dilakukan secara maksimal.

Terkait kebijakan, pihaknya juga telah menerbitkan Surat Edaran ke desa-desa, meski pengawasan hingga tingkat RT masih perlu diperkuat.

“SE sudah kami layangkan ke desa, tapi dari desa ke RT masih belum maksimal dipantau,” katanya.

Ke depan, pihaknya berencana menerbitkan Surat Edaran tingkat kecamatan hingga ke RT yang berisi gerakan Panji Glowing sebagai dukungan terhadap Indonesia Asri.

Gerakan tersebut juga mengacu pada Surat Edaran dari Presiden Prabowo Subianto terkait pentingnya penanganan sampah secara nasional.

Dalam waktu dekat, Pemkab Panji juga akan menggandeng pihak profesional di bidang pengelolaan sampah.

Salah satu yang akan diajak bekerja sama adalah Bank Sampah Induk (BSI) yang dinilai telah memiliki sistem dan manfaat ekonomi yang nyata.

“Salah satu yang akan kita gandeng adalah Bank Sampah Induk karena sudah memiliki market dan manfaat ekonomis,” ujarnya.

Melalui dua pendekatan, yakni edukasi dan kolaborasi, pihaknya akan terus melakukan evaluasi secara berkala.

Program Panji Glowing diharapkan mampu memberikan dampak nyata, terutama dalam mengubah perilaku masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.

Kiptiyah berharap, ke depan tidak ada lagi sampah yang berserakan di sepanjang jalan desa di wilayah Kecamatan Panji.

“Harapannya, di semua jalan desa di Kecamatan Panji tidak ada lagi sampah berceceran,” pungkasnya.


Penulis : Khairul

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow