KLB Campak Sumenep, RSUD dr. Moh. Anwar jadi Garda Terdepan

KLB Campak Sumenep, RSUD dr. Moh. Anwar jadi Garda Terdepan

Aug 31, 2025 - 19:36
 0
KLB Campak Sumenep, RSUD dr. Moh. Anwar jadi Garda Terdepan
dr. Anita Febriana

KABAR RAKYAT,SUMENEP– Ledakan kasus campak di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kini menjadi perhatian nasional. 

Pemerintah daerah bahkan telah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB).

Berdasarkan data Dinas Kesehatan P2KB Sumenep, hingga 28 Agustus 2025 tercatat 2.370 kasus campak. 

Dari jumlah tersebut, 2.277 pasien dinyatakan sembuh, sementara 20 anak meninggal dunia. Saat ini masih ada 73 pasien yang menjalani perawatan intensif.

Sebagian besar pasien campak dirawat di RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep. Rumah sakit rujukan terbesar di ujung timur Madura itu kini menjadi benteng utama penanganan wabah.

Pihak rumah sakit memastikan pasien mendapatkan layanan kesehatan maksimal. 

Tim medis berjaga penuh untuk memberikan pengobatan serta pemulihan terbaik bagi penderita campak.

Dokter spesialis anak RSUD dr. Moh. Anwar, dr. Anita Febriana, menegaskan tingginya kasus campak dipicu masih rendahnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya pencegahan. Namun, tenaga medis tetap berkomitmen memberikan pelayanan maksimal.

“Campak disebabkan oleh virus. Jadi vaksinasi campak dasar dan booster sangat penting untuk mencegah penyebarannya,” ujar Anita.

Perhatian pemerintah pusat maupun daerah terhadap kasus ini semakin menguat. Beberapa hari lalu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung pasien yang dirawat di RSUD dr. Moh. Anwar.

Dalam kunjungannya, Khofifah memberikan dukungan moral bagi tim medis. Kehadirannya di ruang perawatan disebut menjadi energi baru sekaligus motivasi tambahan bagi tenaga kesehatan maupun pasien.

“Kami sangat berterima kasih. Semoga ini menjadi motivasi bagi kami dan memberi dorongan semangat bagi para pasien untuk cepat sembuh,” kata Anita.

Gubernur Khofifah juga memuji kinerja tenaga kesehatan di RSUD dr. Moh. Anwar yang dinilainya tetap mengedepankan pelayanan terbaik di tengah lonjakan kasus.

“Nakes di RSUD dr. Moh. Anwar sudah memberikan pelayanan luar biasa. Mereka terus mengedepankan yang terbaik bagi pasien,” ujarnya.

Lebih jauh, Khofifah menegaskan percepatan penanganan campak harus dilakukan melalui kerja sama lintas sektor. Menurutnya, persoalan ini tidak bisa dibebankan hanya pada dokter dan tenaga kesehatan.

“Semua harus terlibat. Dalam penanganan campak ini tidak bisa ditumpukan hanya pada tenaga kesehatan maupun dokter. Harus ada sinergi lintas sektoral, termasuk peran para kepala desa di wilayah masing-masing,” tegasnya.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow