Pemkab Lamongan Gaspol Cari Atlet Baru Sambut HJL ke-457
Pemkab Lamongan menggelar Festival dan Kejuaraan Disbudporapar 2026 untuk menyambut Hari Jadi Lamongan ke-457. Ajang ini menjadi wadah menjaring bibit atlet muda dari tingkat SD hingga SMA sederajat.
LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan mulai serius menata masa depan olahraga daerah. Menyambut Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-457, Pemkab melalui Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) menggulirkan Festival dan Kejuaraan Disbudporapar Tahun 2026.
Ajang yang menyasar pelajar mulai tingkat SD hingga SMA sederajat itu bukan sekadar seremoni tahunan. Pemerintah daerah menjadikannya sebagai langkah nyata menjaring bibit atlet potensial yang selama ini tersebar di sekolah-sekolah.
Kepala Disbudporapar Lamongan, Siti Rubikah, menegaskan festival tersebut merupakan bagian dari komitmen daerah membangun karakter generasi muda melalui olahraga. Menurut dia, momentum HJL harus diisi kegiatan produktif yang berdampak langsung bagi pembinaan atlet.
"Kami ingin memberikan panggung bagi anak-anak kita. Bukan sekadar mencari siapa yang tercepat atau terkuat, tapi bagaimana menanamkan jiwa kompetitif yang sehat sejak dini, terlebih dalam momentum semarak HJL ke-457 ini," ujar Siti Rubikah saat meninjau pertandingan di GOR Sport Center, Sabtu (2/5/2026).
Rubikah menilai Lamongan membutuhkan regenerasi atlet yang terukur dan berkelanjutan. Karena itu, festival pelajar dinilai menjadi jalur strategis untuk menemukan talenta baru yang kelak bisa mengharumkan nama daerah di level nasional bahkan internasional.
Ia juga mengapresiasi tingginya antusiasme peserta. Menurutnya, semangat para pelajar menunjukkan bahwa potensi olahraga Lamongan masih sangat besar jika dikelola secara serius dan konsisten.
Persaingan sengit tampak di arena bulutangkis. Salah satu peserta kategori SD, Devan, sukses mencuri perhatian usai menang dua set langsung di babak penyisihan. Penampilan tenang bocah berusia 10 tahun itu menjadi sorotan penonton.
"Tadi pertandingannya seru, alhamdulillah bisa menang dua set langsung. Lawannya lumayan berat, tapi saya fokus terus di lapangan. Harapannya bisa main bagus terus sampai final. Target saya harus jadi juara pertama di sini," kata Devan penuh percaya diri.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyiapkan penghargaan bagi para pemenang berupa medali, piagam, hingga uang pembinaan di setiap cabang olahraga yang dipertandingkan.
Festival ini menjadi sinyal bahwa Pemkab Lamongan tak ingin HJL hanya berhenti pada seremoni. Pemerintah mencoba menjadikannya momentum melahirkan atlet masa depan dari lapangan sekolah menuju panggung prestasi.
Penulis : Yoga
What's Your Reaction?