UNP Gelar Kuliah Internasional Eurasia, Dorong Harmoni di Tengah Keberagaman
Universitas Negeri Padang menggelar International Lecture Eurasia Foundation Series 4 bertema Cross-Cultural Understanding: Harmony in Diversity. Kegiatan ini memperkuat wawasan global mahasiswa dan sivitas akademika serta mendorong pemahaman lintas budaya untuk menciptakan harmoni dalam keberagaman.
PADANG — Universitas Negeri Padang (UNP) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat wawasan global sivitas akademika melalui penyelenggaraan International Lecture Eurasia Foundation Universitas Negeri Padang Series 4. Kegiatan tersebut digelar di Ruang Sidang Senat Lantai 4 Rektorat UNP pada Rabu (17/6/2026).
Mengusung tema “Cross-Cultural Understanding: Harmony in Diversity”, kegiatan ini menjadi ruang pertukaran gagasan sekaligus penguatan pemahaman lintas budaya bagi mahasiswa dan sivitas akademika.
Kuliah internasional tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya membangun harmoni di tengah keberagaman budaya yang semakin kompleks pada era globalisasi.
Acara dibuka secara resmi oleh Rektor UNP yang diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni, Prof. Dr. Refnaldi, S.Pd., M.Litt.
Dalam sambutannya, Prof. Refnaldi menegaskan bahwa kemampuan memahami perbedaan budaya merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki generasi muda saat ini.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab tidak hanya mencetak lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga mampu beradaptasi dan bekerja sama dalam lingkungan internasional yang beragam.
“Pemahaman lintas budaya menjadi bekal penting bagi mahasiswa agar mampu berinteraksi dan berkolaborasi secara efektif di tingkat global,” ujarnya.
Materi utama dalam kuliah internasional tersebut disampaikan oleh Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi, Prof. Dr. Eng. Yudi Darma, M.Si.
Dalam paparannya, Prof. Yudi menekankan bahwa keberagaman budaya merupakan aset berharga yang dapat menjadi kekuatan dalam membangun kolaborasi global.
Ia menjelaskan bahwa kerja sama lintas budaya memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan pendidikan, penelitian, inovasi, serta kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Keberagaman bukan hambatan, melainkan modal besar untuk menciptakan sinergi dan inovasi dalam menghadapi tantangan global,” katanya.
Kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah akademisi dari berbagai perguruan tinggi, termasuk Prof. Elly Malihah, M.Si. dari Universitas Pendidikan Indonesia serta Dr. Nofrion, M.Pd. selaku PIC Eurasia UNP.
Melalui sesi diskusi, peserta diajak mengeksplorasi berbagai perspektif mengenai pentingnya komunikasi antarbudaya yang efektif untuk membangun kehidupan yang harmonis di tengah masyarakat multikultural.
Selain memperluas wawasan peserta, forum ini juga menjadi sarana memperkuat jejaring akademik dan kolaborasi internasional antarperguruan tinggi.
Penyelenggaraan International Lecture Eurasia Foundation UNP Series 4 menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Universitas Negeri Padang dalam menghadirkan lingkungan akademik yang berdaya saing global sekaligus mendorong lahirnya generasi yang mampu hidup berdampingan dalam keberagaman.
What's Your Reaction?