Satgas MBG Jember Pastikan Program Tetap Berjalan, Evaluasi Dapur dan Verifikasi Terus Dilakukan

Jun 20, 2026 - 13:44
Jun 20, 2026 - 17:36
 0
Satgas MBG Jember Pastikan Program Tetap Berjalan, Evaluasi Dapur dan Verifikasi Terus Dilakukan
Achmad Hoirozi, Anggota Satgas MBG Kabupaten Jember

JEMBER – Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Jember memastikan program unggulan pemerintah pusat tersebut tetap berjalan di tengah proses evaluasi dan pembenahan yang dilakukan di sejumlah titik pelaksanaan.

Pernyataan itu disampaikan menyusul aksi damai dukungan terhadap Program MBG yang digelar Forum Masyarakat Jember Maju (FMJM) di depan Gedung DPRD Jember, Sabtu (20/6/2026).

Anggota Satgas MBG Jember, Achmad Hoirozi, mengatakan pihaknya telah menerima berbagai aspirasi masyarakat terkait pelaksanaan Program MBG. Menurutnya, dukungan terhadap program tersebut terus menguat seiring manfaat yang mulai dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Program ini sangat dirasakan manfaatnya, terutama oleh masyarakat menengah ke bawah. Ada yang terbantu secara ekonomi, ada yang dapat menyekolahkan anak, memenuhi kebutuhan rumah tangga, hingga membayar angsuran,” ujar Hoirozi.

Ia menegaskan Satgas MBG mendukung penuh partisipasi masyarakat dalam mengawal keberlanjutan program. Menurutnya, setiap kekurangan yang ditemukan dalam pelaksanaan harus menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan, bukan alasan untuk menghentikan program.

“Kalau ada dapur yang belum berjalan optimal, tentu harus diperbaiki. Bukan programnya yang dihentikan. Program ini sangat mulia karena berkaitan dengan masa depan anak-anak Indonesia,” katanya.

Hoirozi mengungkapkan evaluasi terhadap dapur-dapur MBG terus dilakukan secara berkala. Saat ini, Satgas tengah mendata sejumlah dapur yang dinilai belum memenuhi standar operasional prosedur (SOP) guna dilakukan pembenahan.

“Kami terus mengevaluasi dapur-dapur yang belum memenuhi SOP. Program ini masih dalam tahap pengembangan sehingga perbaikan sistem dan tata kelola merupakan hal yang wajar,” ujarnya.

Terkait pelaksanaan Program MBG selama masa libur sekolah, Hoirozi menyebut pihaknya masih menunggu petunjuk teknis dari Badan Gizi Nasional (BGN) mengenai mekanisme operasional program selama kegiatan belajar mengajar berlangsung jeda.

Ia juga menepis anggapan bahwa penghentian sementara operasional di sejumlah titik disebabkan oleh efisiensi anggaran. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari proses verifikasi dan pembenahan untuk memastikan seluruh dapur MBG beroperasi sesuai ketentuan.

“Kami ingin memastikan tidak ada dapur yang bermasalah. Jika ditemukan indikasi dapur fiktif atau tidak memenuhi standar yang ditetapkan, tentu akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Sementara itu, terkait sekitar 60 dapur MBG yang sempat disuspensi beberapa waktu lalu, Hoirozi memastikan sebagian besar telah kembali beroperasi setelah melakukan sejumlah perbaikan, terutama pada aspek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

“Mayoritas kendala berada pada aspek IPAL. Setelah dilakukan pembenahan, dapur-dapur tersebut sudah kembali beroperasi. Program ini tidak bisa berhenti karena manfaatnya sangat dibutuhkan masyarakat,” tegasnya.

Satgas MBG Jember memastikan proses evaluasi, verifikasi, dan pengawasan akan terus dilakukan, termasuk selama masa libur sekolah. Langkah tersebut ditempuh untuk menjaga kualitas pelaksanaan Program MBG sekaligus memastikan seluruh dapur memenuhi standar yang telah ditetapkan. (zan)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow