UNAND Gandeng Dompet Dhuafa, Perkuat Tri Dharma untuk Pemberdayaan Masyarakat
Universitas Andalas dan Dompet Dhuafa jalin kerja sama strategis untuk memperkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui program pemberdayaan masyarakat berbasis riset.
PADANG – Universitas Andalas (UNAND) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Dompet Dhuafa melalui Yayasan Wirausaha Indonesia Berdaya (YWIB).
Penandatanganan kerja sama ini berlangsung di Istana Gubernur Sumatera Barat, Selasa (5/5/2026), sebagai upaya memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Kolaborasi ini tidak sekadar formalitas, melainkan diarahkan untuk mengintegrasikan kekuatan akademik kampus dengan gerakan filantropi.
Fokus utamanya mencakup pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat yang berbasis kebutuhan riil di lapangan, khususnya di wilayah Sumatera Barat.
Ketua Dewan Pengurus Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini, menegaskan bahwa kerja sama ini membuka ruang luas bagi pengembangan program konkret, mulai dari beasiswa hingga peningkatan literasi sosial dan kewirausahaan mahasiswa.
“Mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga harus terlibat langsung dalam program pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari pembelajaran kontekstual,” ujarnya.
Ia juga menyoroti potensi besar Sumatera Barat sebagai laboratorium riset sosial.
Menurutnya, isu-isu seperti ekonomi umat, kesehatan masyarakat, hingga pengentasan kemiskinan dapat dikembangkan menjadi riset kolaboratif yang berdampak nyata.
“Riset tidak boleh berhenti di publikasi akademik. Harus menjadi dasar program sosial yang tepat sasaran dan berkelanjutan,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris UNAND, Aidinil Zetra, menekankan pentingnya memastikan kerja sama ini tidak berhenti pada tataran administratif semata.
“Kolaborasi ini diharapkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas, bukan sekadar seremoni,” katanya.
Pihak UNAND menilai kemitraan ini sejalan dengan komitmen perguruan tinggi untuk menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.
Di sisi lain, Dompet Dhuafa melihat kolaborasi dengan dunia akademik sebagai langkah strategis untuk memastikan program sosial berbasis riset, terukur, dan berkelanjutan.
Sinergi ini diharapkan menjadi model kolaborasi ideal antara kampus dan lembaga sosial dalam menjawab tantangan pembangunan.
Di tengah tuntutan efektivitas program, integrasi ilmu pengetahuan dan aksi sosial dinilai menjadi kunci untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara nyata.
Penulis : Amryan
What's Your Reaction?