7.445 KK di Jember terdampak Banjir, Bupati Fawait: Seluruh Unsur Kami Libatkan Untuk Percepat Pemulihan
KABAR RAKYAT, JEMBER - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus mempercepat penanganan dan pemulihan pascabanjir yang melanda sejumlah wilayah dalam beberapa hari terakhir.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyampaikan, ribuan warga terdampak akibat bencana hidrometeorologi tersebut, namun kondisi di lapangan kini berangsur pulih.
Dalam wawancara salah satu TV Swasta Nasional, Senin (16/2/2026) Pagi, melalui sambungan daring.
Sebagian warga sempat mengungsi ke tempat aman, sementara satu korban jiwa dilaporkan meninggal dunia akibat tersengat listrik saat membersihkan rumah pascabanjir.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember menunjukkan, genangan banjir merendam sejumlah kawasan permukiman dengan ketinggian air mencapai 1 hingga 1,5 meter.
Selama masa tersebut, pemerintah daerah memprioritaskan evakuasi warga, pendirian posko darurat, penyaluran bantuan logistik, serta koordinasi lintas sektor guna menjamin keselamatan masyarakat.
“Penanganan darurat langsung kami lakukan begitu status ditetapkan. Seluruh unsur kami libatkan agar warga terdampak mendapat perlindungan dan bantuan secara cepat,” ujar Fawait.
Sementara itu, berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Menyikapi hal tersebut, Pemkab Jember mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar daerah aliran sungai, agar tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan. (Rok)
What's Your Reaction?