Dapat Apresiasi BP Taskin, Gus Fawait Sebut Verval Desil-1 Jadi Titik Awal Tekan Kemiskinan Jember

May 21, 2026 - 18:46
May 21, 2026 - 20:58
 0
Dapat Apresiasi BP Taskin, Gus Fawait Sebut Verval Desil-1 Jadi Titik Awal Tekan Kemiskinan Jember
Bupati Jember Muhammad Fawait saat menyampaikan inovasi validasi data kemisikinan di daerahnya, dihadapan kepala daerah se-Indonesia, Kamis (21/5/26).

JEMBER — Pemerintah Kabupaten Jember mendapat apresiasi dari Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) atas langkah percepatan validasi data kemiskinan. Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, menyebut capaian tersebut menjadi pijakan awal untuk menurunkan angka kemiskinan secara signifikan.

Menurutnya, keberhasilan verifikasi dan validasi (verval) Desil-1 tidak lepas dari kerja masif aparatur sipil negara (ASN) yang turun langsung ke lapangan.

“Yang pertama, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh ASN Kabupaten Jember yang terlibat dalam verval Desil-1. Ini merupakan terobosan Pemkab Jember bersama seluruh jajaran ASN. Saya tidak menyangka langkah ini mendapat apresiasi dari banyak pihak, termasuk berbagai kementerian dan BP Taskin,” ujar Gus Fawait.

Ia mengungkapkan, program tersebut bahkan mulai dilirik sebagai percontohan di tingkat nasional dalam upaya pengentasan kemiskinan berbasis data akurat.

“Bahkan, Jember disebut sebagai percontohan pengentasan kemiskinan secara nasional. Kami juga telah melakukan pemaparan di hadapan para kepala daerah, baik yang hadir langsung maupun secara daring, dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota di seluruh Indonesia,” lanjutnya.

Meski demikian, Gus Fawait menegaskan bahwa capaian tersebut baru merupakan tahap awal. Pemkab Jember kini bersiap melanjutkan verval ke Desil-2 serta menyelaraskannya dengan berbagai program intervensi.

“Namun bagi kami, ini adalah permulaan. Kami sudah memfinalkan data Desil-1, selanjutnya Desil-2, dan akan diselaraskan dengan program-program lainnya agar pengentasan kemiskinan di Jember benar-benar efektif,” tegasnya.

Ia menargetkan, dengan basis data yang semakin akurat dan intervensi yang tepat sasaran, angka kemiskinan di Jember dapat ditekan secara drastis.

“Target kami, jumlah penduduk miskin bisa turun hingga di bawah 200 ribu,” pungkasnya.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow