RSD Kalisat Siap Buka Klinik CPMI, Hadirkan Layanan Cepat, Digital, dan Ramah Pekerja Migran

May 12, 2026 - 13:38
May 12, 2026 - 13:40
 0
RSD Kalisat Siap Buka Klinik CPMI, Hadirkan Layanan Cepat, Digital, dan Ramah Pekerja Migran
Direktur RSD Kalisat, dr. Nurullah Hidajahningtyas (di atas podium) saat menyampaikan laporan dihadapin tim visitasi klinik CPMI, Selasa (12/5/26).

KABAR RAKYAT, JEMBER — Rumah Sakit Daerah (RSD) Kalisat selangkah lagi membuka klinik khusus bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI). Kepastian itu menguat setelah tim dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Jember melakukan visitasi atau pengecekan langsung ke rumah sakit tersebut pada Selasa (12/5/2026).

Visitasi dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas, pelayanan, hingga sumber daya manusia sebelum klinik resmi beroperasi.

Direktur RSD Kalisat, Nurullah Hidajahningtyas, mengatakan pihaknya ingin menghadirkan layanan kesehatan yang nyaman, cepat, dan modern bagi para calon pekerja migran. Salah satu inovasi yang disiapkan adalah penggunaan sistem rekam medis digital yang sepenuhnya berbasis elektronik tanpa kertas.

“Semua sudah serba elektronik. Mulai ruang tunggu, pemeriksaan fisik, psikologi, hingga laboratorium telah kami tata agar alurnya lebih nyaman dan efisien. Bahkan untuk pengambilan darah, petugas sudah siaga di lokasi supaya prosesnya lebih cepat,” ujar Nurullah.

Ia menambahkan, meskipun ruang radiologi berada di lokasi yang sedikit terpisah, hal tersebut tidak akan menghambat pelayanan. RSD Kalisat bahkan berencana menambah fasilitas mobile X-Ray pada Juni mendatang guna mempercepat pemeriksaan kesehatan CPMI.

“Intinya, kami menyiapkan jalur cepat agar proses pemeriksaan kesehatan calon pekerja migran tidak memakan waktu lama,” tambahnya.

Optimisme serupa disampaikan Kepala Seksi Pelayanan Keperawatan RSD Kalisat, Wahyudi Slamet Raharjo. Menurutnya, kesiapan rumah sakit saat ini telah mencapai 100 persen, baik dari sisi regulasi, peralatan medis, maupun tenaga kesehatan.

“Kalisat merupakan wilayah dengan banyak pekerja migran. Karena itu, kami ingin menghadirkan layanan yang nyaman dan terpercaya. Harapannya, masyarakat merasa lebih tenang saat menjalani pemeriksaan karena tersedia jalur khusus yang juga akan disosialisasikan langsung ke desa-desa,” katanya.

Sementara itu, Terampil Epidemiolog Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Danang Dwi Saputra, memberikan penilaian positif terhadap hasil visitasi tersebut. Ia menyebut tidak ditemukan kendala berarti yang dapat menghambat proses perizinan klinik CPMI di RSD Kalisat.

“Dari hasil pemeriksaan lapangan, tidak ada catatan kritis yang mengganggu proses perizinan. Sarana, prasarana, dan SDM yang dimiliki juga sangat mendukung,” ungkap Danang.

Apabila izin operasional segera terbit, RSD Kalisat akan menjadi bagian dari 48 fasilitas kesehatan di Jawa Timur yang resmi melayani pemeriksaan kesehatan bagi pekerja migran Indonesia. Kehadiran klinik ini juga akan melengkapi layanan serupa yang sebelumnya telah tersedia di sejumlah rumah sakit daerah lain di Kabupaten Jember. (zan)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow