Pemerintah Lamongan Coret Ribuan Warga Penerima BLT akibat Judi Online

Dinas Sosial Lamongan mencoret ribuan warga dari daftar penerima BLT setelah ditemukan terlibat praktik judi online. Hanya sebagian kecil yang masih berpeluang mengikuti proses pemutihan dengan syarat ketat dari pemerintah desa.

Nov 29, 2025 - 16:14
 0
Pemerintah Lamongan Coret Ribuan Warga Penerima BLT akibat Judi Online
Foto Ilustrasi

KABAR RAKYAT,LAMONGAN – Ribuan warga Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, dicoret dari daftar penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan bantuan sembako setelah Dinas Sosial menemukan mereka terlibat praktik judi online (judol).

 

Sekretaris Dinas Sosial Lamongan, Chusnu Yuli Setyo, mengatakan bahwa dari total 1.700 penerima manfaat BLT, hanya 250 orang yang masih memiliki peluang mengikuti proses pemutihan agar bisa kembali menerima bantuan.

 

Ia menjelaskan bahwa mekanisme pemutihan ini disiapkan untuk memberi kesempatan kedua bagi warga yang dinilai masih layak. Prosesnya dilakukan melalui pengajuan sanggahan resmi yang harus dilampirkan dengan surat keterangan dari pemerintah desa.

 

“Dari 1.700 itu hanya 250 orang yang bisa mengajukan kembali. Mekanisme sanggahannya harus memakai surat dari kepala desa yang menyatakan bahwa yang bersangkutan tidak melakukan pelanggaran,” kata Chusnu, Kamis (27/11/2025).

 

Chusnu menambahkan, jika surat sanggahan dinyatakan valid, misalnya karena KTP warga tersebut hilang atau dipinjam orang lain untuk kepentingan judi online, maka hak menerima bantuan dapat dipulihkan.

 

Ia menegaskan, pengurangan jumlah penerima BLT di Lamongan bukan hanya terjadi akibat kasus judi online. Faktor lain seperti kematian penerima, pengunduran diri karena ekonomi membaik, hingga perbaikan data kesejahteraan juga menjadi penyebabnya.

 

“Kami di Dinas Sosial Lamongan berkomitmen memantau penggunaan BLT agar benar-benar dipakai untuk kebutuhan pokok, bukan aktivitas konsumtif seperti judol,” ujarnya.

Penulis: Yoga

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow