Pemkab Situbondo Dorong Pelayanan Kesehatan Bersih dengan Larangan Tegas Pungli Nakes
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menegaskan larangan pungli bagi tenaga kesehatan saat peringatan Hari Kesehatan Nasional. Pemkab juga meningkatkan kesejahteraan nakes dan anggaran kesehatan demi mendongkrak IPM daerah.
KABAR RAKYAT,SITUBONDO – Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, menegaskan larangan keras praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan tenaga kesehatan. Peringatan itu disampaikan saat peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) bersama seluruh nakes di kawasan Wisata Bahari Pasir Putih, Situbondo.
“Tidak boleh lagi main-main. Tidak boleh ada pungutan dalam bentuk apa pun. Semua harus akuntabel dan transparan,” kata Yusuf Rio saat memberikan sambutan di hadapan para tenaga kesehatan.
Bupati menceritakan pengalamannya pada awal masa jabatan ketika berdialog langsung dengan tenaga kesehatan di salah satu puskesmas. Saat itu, ia mendapati keluhan terkait rendahnya honor yang diterima nakes.
Berdasarkan kondisi tersebut, Pemkab Situbondo kemudian memfokuskan perhatian pada peningkatan kesejahteraan tenaga kesehatan sebagai bagian dari perbaikan sistem pelayanan publik.
“Kami ingin memastikan orang yang bekerja mendapat penghasilan layak agar tidak ada celah untuk bermain-main dalam pelayanan. Dulu honornya Rp400 ribu, sekarang sudah lebih dari Rp1 juta,” ujar Yusuf Rio.
Dalam momentum HKN tersebut, Bupati juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara berkelanjutan.
Menurutnya, sektor kesehatan menjadi salah satu indikator utama dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Situbondo. “Tahun 2026 IPM kita harus melesat. Rata-rata provinsi sudah di angka 76 persen, sementara kita masih 71 persen. Kita harus naik kelas,” katanya.
Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah, anggaran penjaminan kesehatan masyarakat Situbondo turut mengalami peningkatan signifikan.
Anggaran yang semula sebesar Rp20 miliar kini dinaikkan menjadi Rp63 miliar guna memperluas akses dan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Situbondo, Sandy Hendrayono, menyebut peringatan Hari Kesehatan Nasional juga dimeriahkan dengan berbagai perlombaan yang dampaknya langsung dirasakan masyarakat.
“Lomba dalam rangka HKN ini meliputi penilaian kinerja puskesmas, capaian program kesehatan, hingga inovasi pelayanan,” jelas Sandy.
Penulis: Khairul
What's Your Reaction?