UMKM Merugi di Konser Dangdut Bangkalan Panitia Minta Maaf Terbuka

Konser Valen Time di Bangkalan menuai sorotan setelah puluhan UMKM mengaku sepi pembeli. Panitia mengakui kelalaian akibat hujan dan perubahan jalur penonton.

Feb 15, 2026 - 23:29
Feb 15, 2026 - 23:35
 0
UMKM Merugi di Konser Dangdut Bangkalan Panitia Minta Maaf Terbuka
Foto Ilustrasi

KABAR RAKYAT,BANGKALAN – Konser Valen Time bertajuk Dangdut Karapan Nada yang digelar Sabtu (14/2/2026) di Stadion Kerapan Sapi menuai sorotan. Di balik kemeriahan panggung musik, puluhan pelaku UMKM justru mengaku kecewa karena minim pembeli.

Acara hiburan di Bangkalan tersebut menghadirkan sejumlah artis dangdut, termasuk jebolan Kontes Dangdut Indonesia seperti Ita KDI, Andi KDI, Dahlia KDI, Bayu KDI, Indri Monica, dan Lala Widy. Namun gemerlap penampilan artis tidak berbanding lurus dengan transaksi di area stand UMKM.

Kekecewaan pedagang mencuat melalui video berdurasi 53 detik yang beredar di media sosial. Rekaman itu memperlihatkan keluhan pedagang yang mengaku merugi karena lokasi stand dinilai jauh dari arus utama penonton.

Seorang pedagang perempuan dalam video tersebut mengungkapkan kerugiannya akibat sepinya pengunjung. “Kami rugi karena sepi. Jalur masuk VIP dan VVIP sekitar 1.200 orang lewat depan, sedangkan stand kami di jalur tiket reguler hanya sekitar 400 orang,” ujarnya.

Tercatat sebanyak 35 pelaku UMKM ikut meramaikan konser yang dipresentasikan oleh Diyu Daksa Entertainment. Setiap peserta disebut membayar biaya sewa stand Rp500 ribu untuk satu hari acara.

Menanggapi keluhan itu, koordinator lapangan konser, Arslan, menyampaikan permohonan maaf atas kondisi yang terjadi. Ia mengakui panitia lalai karena fokus menangani perubahan situasi di lapangan.

“Kami meminta maaf. Kami akui lalai karena kondisi hujan membuat kami fokus pada penonton VIP dan VVIP. Akses menuju panggung harus diubah rute demi menghindari tanah becek, termasuk akses ke area UMKM yang juga tergenang,” jelasnya saat dihubungi Kabarrakyat.id, Minggu (15/2/2026).

Arslan menuturkan sebenarnya skema acara telah disusun sesuai rencana. Namun perubahan cuaca memaksa panitia menyesuaikan jalur masuk penonton sehingga perhatian terhadap area lain menjadi berkurang.

Ia menambahkan aturan larangan membawa makanan dari luar dibuat agar pengunjung membeli di stand UMKM. “Kondisi ini di luar kendali kami karena fokus mengamankan penonton dan peralatan elektronik agar tidak terjadi korsleting. Sekali lagi kami mohon maaf dan siap berdiskusi dengan pelaku usaha untuk mencari solusi,” pungkasnya.

Penulis : Luhur Utomo

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow