Bupati Gus Fawait, Beri Sinyal 'Angin Segar' Untuk Tenaga Kesehatan Jember

KABAR RAKYAT, JEMBER - Bupati Jember Gus Fawait menyampaikan, bahwa pihaknya saat ini sedang menggodok aturan terkait peran bidan di masyarakat.
Menurut Gus Fawait, peran bidan dan perawat sangat strategis dan sangat di butuhkan di masyarakat.
Maka dari itu, Bupati muda ini akan memberikan insentif tambahan khusus profesi tenaga kesehatan ini.
"Setiap bidan, akan kami beri insentif tambahan bagi mereka yang ditugaskan merujuk pasien. Ini sedang kami siapkan regulasinya," ungkapnya, saat bertemu dengan APHI di Pendopo Wahyawibawagraha, Jumat (28/03/2025) malam.
Menurut Gus Fawait, insentif itu sebagai stimulan bagi para bidan yang telah bersusah payah mengawal pasien ke rumah sakit.
"Pengorbanan mereka harus kita hargai. Disamping itu, ini bagian dari program pemerintah pusat untuk penurunan angka kematian ibu (AKI), ini sedang kami godok," bebernya.
Sementara untuk perawat sendiri, kata Gus Fawait, juga memiliki peran yang tidak kalah penting.
"Mereka yang berjibaku berjuang mengantarkan pasien. Mereka meluangkan waktu meninggalkan keluarga demi sebuah tugas. Itu kita pikirkan," sambungnya.
Sementara Aktivis Kesehatan Jember Dedy Hardianto menyambut baik rencana dan program Gus Fawait.
Katanya, sudah saatnya Kabupaten Jember melakukan pembenahan khususnya di bidang pelayanan kesehatan.
"Sudah selayaknya pemerintah memberikan perhatian lebih kepada tenaga kesehatan," ulas Dedy.
Perawat lulusan STIKES Banyuwangi ini juga menyinggung, peran tenaga kesehatan yang sangat penting.
"Sebagus apapun program, tetapi manusianya tidak sehat maka jangan harap akan sesuai harapan. Maka, sangat beralasan nakes diperhatikan," tuturnya.
Sementara konsultan hukum APHI Imam Hairon, S.H mengatakan, yang tidak kalah pentingnya bagi tenaga kesehatan adalah rasa aman dan nyaman saat bekerja.
"Harus bebas dari praktik intimidasi dan diskriminasi serta hak-haknya terlindungi sebagai pekerja. Itu tidak kalah penting," sebutnya.(Vira)
What's Your Reaction?






