Polres Situbondo dan Ormas Ansor NU lakukan pembinaan spiritual keagamaan
Polres Situbondo dan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Situbondo menggelar acara keagamaan dengan tujuan utama dalam pimbinaan rohani dan mental (Birohmetal) bertempat Masjid Al-Asykar Polres Situbondo
KABAR RAKYAT, SITUBONDO - Polres Situbondo dan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Situbondo menggelar acara keagamaan dengan tujuan utama dalam pimbinaan rohani dan mental (Birohmetal) bertempat Masjid Al-Asykar Polres Situbondo, Kamis, (22/01/2026) kemarin.
Dalam serangkaian pembinaan rohani dan mental diikuti oleh jajaran dilingkungan Kepolisian dan jajaran penting Ormas Ansor. Solawat Nariyah mengawali serangkaian dari kolaborasi pembinaan rohani dan Mental antara kepolisian dan ansor tersebut.
Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie mengungkapkan pentingnya kegiatan pembinaan rohani dan mental (Birohmetal) bagi anggotanya, sebagai salah satu bekal dalam menjalankan tugas sebagai anggota polri dan melayani masyarakat.
"kegiatan keagamaan seperti ini harus dijadikan motivasi sebagai anggota agar tetap menjaga moralitas dan meningkatkan integritas," paparnya.
Dengan bekal Rohani dan nilai-nilai luhur dalam beraktifitas tentu juga diatur dalam agama apapun. "Oleh karena itu para anggota diharap mampu mengamalkan nilai nilai spritualitas dalam berinteraksi dengan masyarakat," Papar Kapolres.
Sementara itu, tidak kalah penting dalam kegiatan Binrohtal tersebut juga disampaikan ceramah nilai nilai ajaran agama Wakil pengasuh Pondok Pesantren Nurul Huda Desa Duwet Kecamatan Panarukan, Gus Nasrullah (Ra Ayung).
Disisi lain Ketua PC Ansor Situbondo, Johantono juga mengatakan kegiatan pembinaan rohani dan mental ini akan terus ditingkatkan kembali karena didalamnya banyak mengandung nilai-nilai perjuangan utamanya dalam membangun kondusifitas.
“ Salah satu kunci keberhasilan sebuah daerah dalam menjaga keamanan dan ketertiban adalah kebersamaan, Saya sampaikan bahwa Ansor dan Banser Situbondo siap turun bersama dengan anggota kepolisian, misalnya terlibat dalam aksi social penanganan bencana, “ kata Johantono.***
What's Your Reaction?