Ratusan Bocah Ramaikan Lomba Pushbike dan BMX Cilik, KORMI Bidik Regenerasi Atlet Daerah
Sebanyak 130 anak dari lima kabupaten di wilayah Tapal Kuda mengikuti ajang persahabatan Pushbike dan BMX Cilik di Situbondo. KORMI berharap kegiatan ini menjadi wadah regenerasi atlet sejak usia dini sekaligus mendapat dukungan lebih besar pada tahun mendatang.
SITUBONDO – Libur panjang sekolah dimanfaatkan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Situbondo untuk menggelar ajang persahabatan Pushbike dan BMX Cilik.
Kegiatan ini tak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga menjadi pintu masuk pembinaan atlet sejak usia dini.
Sebanyak 130 peserta dari berbagai kabupaten di kawasan Tapal Kuda memadati arena perlombaan yang digelar di Balai Pertemuan PG Asembagus, Kecamatan Asembagus, Minggu (5/7/2026).
Kompetisi yang dikemas dengan sistem drag race itu diikuti anak-anak dari berbagai kategori usia. Mereka saling adu kecepatan dan ketangkasan untuk memperebutkan gelar juara di masing-masing kelas.
Ketua KORMI Kabupaten Situbondo, Hariyanto, mengatakan antusiasme peserta cukup tinggi. Bahkan, peserta datang dari sejumlah kabupaten di Jawa Timur.
"Alhamdulillah, peserta berasal dari Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso, Probolinggo, Jember, dan Situbondo sebagai tuan rumah. Antusiasmenya sangat luar biasa," ujar Hariyanto usai kegiatan.
Menurutnya, pelaksanaan lomba sengaja dipilih saat masa libur sekolah agar lebih banyak anak dapat berpartisipasi, sekaligus memberi ruang bagi masyarakat untuk menyaksikan secara langsung potensi olahraga tersebut.
Hariyanto menegaskan, ajang persahabatan bukan sekadar mencari pemenang. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana memperkenalkan olahraga kepada anak-anak sejak usia dini.
"Yang paling penting adalah mengajak anak-anak dan masyarakat Situbondo mengenal olahraga sejak kecil. Untuk mencetak atlet berprestasi, pembinaan memang harus dimulai sejak usia dini. Bahkan, usia dua tahun sudah bisa mengikuti kelas Pushbike," katanya.
Ia berharap kegiatan serupa terus berkembang dan mendapat dukungan lebih luas dari pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat sehingga Situbondo mampu menjadi tuan rumah event yang lebih besar pada tahun mendatang.
"Tahun depan kami berharap kegiatan ini bisa berlangsung lebih meriah dengan dukungan yang lebih besar dari berbagai pihak. Dengan begitu, pembinaan atlet usia dini di Situbondo juga semakin berkembang," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Miswandi, menjelaskan konsep perlombaan dirancang sederhana namun tetap kompetitif agar nyaman diikuti anak-anak.
"Ajang persahabatan ini menggunakan sistem kompetisi drag. Untuk Pushbike pesertanya usia 2 sampai 7 tahun, sedangkan BMX Cilik diikuti anak usia 7 hingga 15 tahun," jelasnya.
Selain memperebutkan gelar juara, para peserta juga berkesempatan membawa pulang piala, sertifikat, suvenir, dan uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi mereka.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Situbondo bersama jajaran Pemerintah Kecamatan Asembagus. Kehadiran pemerintah daerah diharapkan menjadi sinyal dukungan terhadap pembinaan olahraga masyarakat sekaligus memperkuat regenerasi atlet sejak usia dini di Kabupaten Situbondo.
Penulis: Khairul.
What's Your Reaction?