Tak Sekadar Makan Bergizi, MBG di SMPN Pujer Latih Siswa Sabar dan Tertib

Program Makan Bergizi (MBG) dari SPPG Mangli, Kecamatan Pujer, tak hanya berfokus pada pemenuhan asupan gizi siswa, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter di lingkungan sekolah.

Mar 11, 2026 - 12:00
 0
Tak Sekadar Makan Bergizi, MBG di SMPN Pujer Latih Siswa Sabar dan Tertib
Siswa SMPN Pujer saat akan membawa ompreng ke kelas

KABAR RAKYAT, BONDOWOSO – Program Makan Bergizi (MBG) dari SPPG Mangli, Kecamatan Pujer, tak hanya berfokus pada pemenuhan asupan gizi siswa, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter di lingkungan sekolah.

Di SMPN Pujer, pelaksanaan MBG justru menghadirkan nilai lebih: melatih kedisiplinan dan kesabaran siswa melalui budaya antre dan berbagi.

Setiap kali paket MBG tiba di sekolah, suasana tertib langsung terlihat. Para siswa yang mendapat tugas mengambil jatah makanan dengan rapi membentuk barisan antre untuk menerima paket MBG, sebelum kemudian membawanya ke kelas masing-masing.

"Anak-anak yang bertugas tersebut tampak sabar menunggu giliran saat pengambilan jatah MBG. Setelah sampai di kelas, makanan langsung dibagikan kepada seluruh teman sekelasnya. Siswa di dalam kelas pun terlihat sangat antusias menerima makanan bergizi tersebut," ungkap koordinator MBG SMPN Pujer, Ribut Muji, Rabu (11/3/2026).

Proses ini, lanjutnya, dilakukan secara bergiliran dan teratur, di bawah pendampingan guru. Selain memastikan pembagian berjalan lancar, para guru juga mengawasi agar siswa tetap tertib dan menjaga kebersihan saat menerima makanan.

Ribut menjelaskan bahwa kebiasaan antre dan membagikan makanan kepada teman sekelas sengaja dibiasakan sebagai bagian dari pendidikan karakter.

“MBG bukan hanya soal makan bergizi, tapi juga pembelajaran sikap. Anak-anak kami biasakan antre dengan tertib dan sabar. Setelah itu, mereka belajar bertanggung jawab dengan membagikan makanan kepada teman-temannya di kelas,” ujar Ribut.

Menurutnya, metode tersebut secara tidak langsung mengajarkan nilai disiplin, tanggung jawab, serta empati. Siswa belajar menunggu giliran tanpa berebut dan memahami pentingnya kebersamaan.

"Program MBG dari SPPG Mangli di SMPN Pujer pun mendapat respons positif dari pihak sekolah dan orang tua. Karena selain membantu pemenuhan kebutuhan gizi anak, kegiatan ini juga membentuk kebiasaan baik yang diharapkan terus terbawa hingga di luar lingkungan sekolah," jelasnya.

Dengan pendekatan sederhana namun bermakna, MBG di SMPN Pujer membuktikan bahwa program gizi sekolah dapat menjadi media efektif untuk membangun karakter generasi muda yang disiplin, sabar, dan peduli terhadap sesama.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow