Aksi Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil di Banyuwangi Kambuh, Korban Rugi Rp300 Juta.
Kasus pencurian dengan modus memecahkan kaca mobil terjadi di Jalan KH Harus Kelurahan Tukangkayu, Banyuwangi pada Senin (18/05/2026) sore. Aksi nekat maling itu terekam CCTV dan viral di media sosial
KABAR RAKYAT, BANYUWANGI - Kasus pencurian dengan modus memecahkan kaca mobil terjadi di Jalan KH Harus Kelurahan Tukangkayu, Banyuwangi pada Senin (18/05/2026) sore. Aksi nekat maling itu terekam CCTV dan viral di media sosial. Akibat aksi pencurian itu, korban dilaporkan mengalami kerugian hingga Rp. 300 juta.
Korban diketahui berinisial FS, 21, warga Kecamatan Wongsorejo. Saat kejadian, korban memarkir mobil Toyota Fortuner warna hitam bernopol P 1282 di pinggir jalan sebelah timur Hotel Peni.
Dari rekaman CCTV yang beredar, pelaku diketahui berjumlah dua orang dan berboncengan menggunakan sepeda motor Yamaha NMAX warna putih. Keduanya mengenakan jaket saat menjalankan aksinya.
Setelah berhasil mengambil tas berisi uang tunai dari dalam mobil, pelaku langsung melarikan diri ke arah barat. Dalam rekaman tersebut, helm milik pelaku yang duduk di belakang bahkan sempat terjatuh saat hendak kabur.
Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi, Kompol Lanang Teguh Pambudi membenarkan adanya aksi pencurian tersebut. Pihaknya kini telah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi, termasuk meminta keterangan dari korban.
” Kita Masih kumpulkan keterangan korban dan melakukan penyelidikan lebih lanjut , ” ucap Kompol Lanang Teguh Pambudi kepada wartawan.
Kompol Lanang menyampaikan, peristiwa itu bermula saat korban baru saja mengambil uang dari bank. Di tengah perjalanan, korban memutuskan berhenti untuk membeli seblak di lokasi kejadian (TKP) dan meninggalkan uang ratusan juta tersebut di dalam mobil.
”Mobil diparkir dengan posisi uang di dalam mobil. Korban baru mengetahui setelah terdengar adanya kaca mobil pecah dan suara alarm mobil, saat ini kami telah mengantongi bukti CCTV kejadian , ” ucapnya.
Atas kejadian ini, Satreskrim Polresta Banyuwangi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat membawa uang dalam jumlah besar dan tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan meski hanya dalam waktu singkat.
” Masyarakat bisa memanfaatkan pengawalan kepolisian jika akan mengambil uang dengan jumlah besar dari Bank untuk meminimalisir resiko tindak kriminalitas , ” pungkasnya.***
What's Your Reaction?