Bandara KASA Situbondo Didoakan, Ribuan Warga Sambut Proyek Strategis Nasional
Ribuan warga Situbondo menghadiri doa bersama pembangunan Bandara Kyai As’ad Syamsul Arifin (KASA), proyek strategis nasional bernilai Rp1,7 triliun yang diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi dan penguatan pertahanan nasional.
KABAR RAKYAT,SITUBONDO – Ribuan warga Kabupaten Situbondo menghadiri selamatan dan doa bersama pembangunan Bandara Kyai As’ad Syamsul Arifin (KASA) di Dusun Banongan, Desa Waringin, Kecamatan Asembagus, Selasa (16/12/2025).
Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya pembangunan proyek strategis nasional tersebut.
Dalam selamatan dan doa bersama itu, tercatat sebanyak 1.005 warga yang selama ini bekerja sebagai buruh di lahan Banongan menerima kompensasi kerohiman. Bentuk kompensasi tersebut berupa satu ekor sapi dan sepasang kambing, dengan ketentuan tidak diperjualbelikan.
Pembangunan Bandara Kyai As’ad Syamsul Arifin di Kabupaten Situbondo memiliki nilai investasi mencapai Rp1,7 triliun dan telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN). Bandara ini dirancang untuk mendukung kepentingan pertahanan sekaligus transportasi umum.
Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Zainul Bahar, mewakili Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, menyampaikan bahwa pembangunan sekaligus penamaan Bandara KASA memiliki nilai strategis bagi bangsa dan negara.
Menurut Zainul, penamaan bandara tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap sejarah dan jasa pahlawan nasional, sekaligus memperkuat aspek pertahanan dan keamanan nasional. “Ini adalah wujud penghormatan sejarah serta bagian dari penguatan pertahanan dan keamanan negara,” ujarnya.
Ia menambahkan, penamaan Bandara KASA juga merupakan bentuk penghargaan negara kepada pahlawan nasional, sekaligus langkah strategis dalam memperkuat sistem logistik nasional. “Dalam konsep Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata), kemajuan dan keamanan rakyat adalah fondasi utama,” katanya.
Selamatan, pengajian, dan doa bersama ini menjadi simbol sinergi lintas sektor antara pemerintah, TNI, ulama, dan masyarakat. Melalui doa bersama, seluruh pihak berharap proses pembangunan bandara berjalan lancar dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat Situbondo.
Zainul mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengawal pembangunan Bandara KASA dengan semangat persatuan. Ia berharap bandara tersebut tidak hanya menjadi pintu gerbang ekonomi, tetapi juga simbol kemajuan yang berlandaskan nilai religius dan kebangsaan.
Sementara itu, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menyebut pembangunan Bandara KASA sebagai anugerah besar bagi daerah. Menurutnya, keberadaan bandara tersebut sebelumnya tidak pernah masuk dalam perencanaan pembangunan daerah.
“Bandara militer sekaligus transportasi umum yang tidak pernah direncanakan, akhirnya menjadi kenyataan,” kata Bupati yang akrab disapa Mas Rio.
Mas Rio menegaskan, keberhasilan pembangunan bandara berkelas internasional ini bukan hasil kerja segelintir pihak, melainkan amanah besar yang harus dijaga bersama. Ia optimistis Bandara KASA yang berlokasi di Kecamatan Asembagus akan memberikan manfaat menyeluruh bagi masyarakat.
“Bandara KASA ini mudah-mudahan terus memberikan manfaat bagi masyarakat, negara, dan bangsa,” ujar Mas Rio.
Menjelang akhir sambutannya, Mas Rio mengungkapkan antusiasme masyarakat yang hadir sangat tinggi. Tidak hanya warga Situbondo, tetapi juga masyarakat dari kabupaten sekitar turut datang untuk mendoakan kelancaran pembangunan Bandara KASA.
“Mudah-mudahan saya, Mbak Ulfi, dan seluruh jajaran bisa menjalankan amanah ini sehingga menghadirkan keberkahan bagi masyarakat Situbondo khususnya dan Indonesia pada umumnya,” tutupnya.
Penulis: Khairul
What's Your Reaction?