FLS3N Dispendik Jember, Jadi Ajang Seleksi Potensi Siswa Menuju Tingkat Nasional

May 18, 2026 - 14:13
May 18, 2026 - 14:29
 0
FLS3N Dispendik Jember, Jadi Ajang Seleksi Potensi Siswa Menuju Tingkat Nasional
Suasana ruangan lomba menulis cerita FLS3N

JEMBER -- Dinas Pendidikan Kabupaten Jember mulai menggelar Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat kabupaten sebagai ajang seleksi talenta terbaik siswa untuk dipersiapkan menuju level Provinsi Jawa Timur hingga nasional.

Kegiatan FLS3N 2026 dilaksanakan selama tiga hari, mulai Senin-Rabu, 18-20/5/2026, bertempat di lingkungan Pondok Pesantren Al-Qodiri dan Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Jember. Sebanyak 310 siswa dari 31 kecamatan mengikuti seleksi pada tujuh cabang lomba seni dan sastra.

Dalam keterangannya Kasi Kurikulum Pendidikan Sekolah Dasar Dispendik Jember, Muhammad Irfan Zainul Amin mengatakan, seluruh peserta merupakan hasil seleksi dari tingkat kecamatan yang kemudian kembali disaring di tingkat kabupaten untuk menentukan wakil Jember di tingkat provinsi.

“Festival FLS3N tingkat Kabupaten Jember ini terlaksana setelah seleksi di tingkat kecamatan. Hari ini kami mengambil juara terbaik untuk dipersiapkan mewakili kontingen Kabupaten Jember di tingkat Provinsi Jawa Timur,” ujarnya di Pondok Pesantren Al-Qodiri, Senin (18/5/2026).

Dia menjelaskan, peserta yang mengikuti FLS3N harus terdaftar melalui sistem Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) menggunakan akun Dapodik masing-masing sekolah. Setelah terdaftar, peserta dapat mengikuti tahapan seleksi mulai tingkat kecamatan hingga nasional.

“Kami berharap dari seleksi ini lahir bibit-bibit terbaik Kabupaten Jember yang nantinya kembali kami bina dan persiapkan menghadapi tingkat Provinsi Jawa Timur,” katanya.

Pelaksanaan lomba dibagi dalam tiga hari. Hari pertama Senin dilaksanakan lomba cabang menyanyi solo, menulis cerita, dan mendongeng. Hari Selasa diisi lomba kriya dan pantomim. Sedangkan hari Rabu mempertandingkan tari dan gambar bercerita.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Arief Tjahyono menegaskan FLS3N bukan sekadar kompetisi, melainkan ruang aktualisasi diri bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas dan kecintaan terhadap seni budaya.

“Pendidikan bukan hanya soal angka di atas rapor atau kecerdasan akademik semata. Pendidikan yang utuh adalah yang menyentuh olah rasa dan seni. FLS3N menjadi ruang berekspresi dan panggung bahwa siswa Jember tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kaya jiwa seni dan budaya,” tegasnya.

Menurutnya, Jember memiliki akar budaya yang kuat dan harus terus dijaga oleh generasi muda. Karena itu, FLS3N diharapkan mampu melahirkan pelajar kreatif, inovatif, dan berkarakter yang mampu membawa nama Jember ke tingkat lebih tinggi.

“Jangan pernah malu melestarikan budaya lokal, tetapi jangan juga alergi dengan modernitas. Padukan keduanya agar lahir karya-karya spektakuler yang mampu membawa nama Jember ke tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” pungkasnya. (zan)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow