Resmikan KDS Situbondo, Mbak Una Tekankan Serapan Tenaga Kerja Lokal

Ketua TP-PKK Situbondo Husna Laily meresmikan kembali KDS Toserba pasca kebakaran. Mbak Una menekankan pentingnya penyerapan tenaga kerja lokal dan dukungan terhadap UMKM guna mendorong pertumbuhan ekonomi Situbondo.

Jan 18, 2026 - 17:57
 0
Resmikan KDS Situbondo, Mbak Una Tekankan Serapan Tenaga Kerja Lokal
Ketua TP-PKK Kabupaten Situbondo, Husna Laily atau Mbak Una, secara simbolis menerima tumpeng saat menghadiri peresmian kembali KDS Toserba di Kecamatan Panji, Situbondo. Dalam kegiatan tersebut, Mbak Una menekankan pentingnya penyerapan tenaga kerja lokal serta dukungan terhadap UMKM sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

KABAR RAKYAT,SITUBONDO – Komitmen mendukung pertumbuhan ekonomi dan perluasan lapangan kerja bagi warga Situbondo kembali ditegaskan Pemerintah Kabupaten Situbondo dalam peresmian KDS Toserba di Kecamatan Panji.

Toko perbelanjaan serba ada tersebut resmi dibuka kembali setelah sebelumnya sempat dilanda kebakaran hebat yang menyebabkan kerugian hingga miliaran rupiah.

Peresmian KDS Toserba dihadiri Ketua TP-PKK Kabupaten Situbondo, Husna Laily, yang akrab disapa Mbak Una, mewakili Bupati Situbondo Rio Prayogo.

Dalam kesempatan tersebut, Mbak Una menekankan pentingnya keberpihakan dunia usaha terhadap tenaga kerja lokal dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Sebagai bentuk dukungan terhadap Pemkab Situbondo, manajemen KDS turut melibatkan sedikitnya 20 stan UMKM lokal yang disiapkan khusus untuk masyarakat.

Mbak Una menyampaikan, keberadaan KDS tidak hanya sebagai pusat perbelanjaan, namun juga sebagai ruang kolaborasi ekonomi antara pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat.

Menurutnya, pola kolaborasi tersebut sejalan dengan konsep pentahelix yang menjadi salah satu pendekatan pembangunan daerah.

“Kami menyampaikan pesan khusus dari Mas Rio agar KDS sepenuhnya mendukung program Pemerintah Kabupaten Situbondo melalui kolaborasi pentahelix,” ujar Mbak Una.

Ia menilai, sinergi antara dunia usaha, UMKM, akademisi, komunitas, dan pemerintah akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi Situbondo.

Selain itu, Mbak Una juga menegaskan pentingnya penyerapan tenaga kerja lokal dari dibukanya kembali KDS Toserba.

“Tidak hanya soal pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat Situbondo,” katanya.

Ia berharap, kehadiran KDS mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pembinaan dan peningkatan kompetensi pekerja.

“Peningkatan SDM para pekerja juga harus menjadi perhatian bersama,” tambahnya.

Usai peresmian, Mbak Una turut meninjau langsung stan UMKM yang ada di area KDS.

Ia juga berkeliling meninjau outlet-outlet perbelanjaan yang telah kembali beroperasi.

Mbak Una berharap, dibukanya kembali KDS dapat memberikan efek berganda terhadap perekonomian masyarakat.

“Semoga dengan terbukanya KDS ini, geliat ekonomi semakin terasa dan multiplier effect-nya semakin luas,” ujarnya.

Menurutnya, dampak positif tersebut diharapkan mampu menekan angka pengangguran secara bertahap di Situbondo.

Sementara itu, Owner KDS, Frengky Sastro Wijoyo, menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh program Pemerintah Kabupaten Situbondo.

Ia menegaskan komitmennya dalam menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat lokal.

Sebagai putra daerah Situbondo, Frengky mengaku memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mendorong kemajuan daerah.

“Saya sangat memperhatikan keinginan Bapak Bupati Mas Rio agar KDS ikut naik kelas,” ujar Frengky.

Ia menegaskan siap berkolaborasi dalam menciptakan lapangan kerja dan fasilitas ekonomi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Saya akan mendukung Bupati untuk menciptakan lapangan kerja dan fasilitas ekonomi agar Situbondo maju selangkah,” tegasnya.

Diketahui, beberapa bulan lalu KDS sempat mengalami musibah kebakaran yang mengakibatkan kerugian besar.

Namun, dengan dibukanya kembali KDS dalam kondisi bangunan yang lebih luas, kebutuhan tenaga kerja justru meningkat.

Frengky memastikan seluruh tenaga kerja yang direkrut merupakan warga lokal Situbondo.

“Tenaga kerja semuanya lokal, tidak ada dari luar kota. Yang lama kami rekrut kembali,” jelasnya.

Ia menambahkan, luas bangunan KDS yang lebih besar dari sebelumnya membuat kebutuhan tenaga kerja juga semakin bertambah.

“Dengan KDS yang lebih luas, tentu membutuhkan karyawan lebih banyak,” pungkas Frengky.

Penulis : Khairul

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow