200 Becak Listrik Gratis Disalurkan di Bondowoso, Prioritaskan Pebecak Lansia

Menurut Nanik, becak listrik yang diberikan menggunakan daya di bawah 450 watt sehingga dapat diisi ulang menggunakan listrik rumah tangga. Dalam kondisi normal, baterai mampu bertahan sekitar enam jam, tergantung beban angkut.

Jan 25, 2026 - 19:14
 0
200 Becak Listrik Gratis Disalurkan di Bondowoso, Prioritaskan Pebecak Lansia
Deretan becak listrik bantuan program sosial tampak siap digunakan usai seremoni penyerahan di Bondowoso.

KABAR RAKYAT, BONDOWOSO – Sebanyak 200 unit becak listrik disalurkan secara gratis kepada para penarik becak di Kabupaten Bondowoso, Minggu (25/1/2026). 

Program ini memprioritaskan pebecak Lanjut Usia (Lansia) dan penyandang disabilitas sebagai penerima manfaat, guna meringankan beban kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka.

Salah satu penerima manfaat, Sopan Hadi (65), warga Desa Prajekan Kidul, mengaku sangat terbantu dengan adanya becak listrik tersebut.

“Alhamdulillah, becak ini sangat membantu. Kalau baterai penuh, perkiraan saya bisa menempuh jarak sekitar 20 kilometer. Pendataan dilakukan oleh kepala desa dengan persyaratan KTP dan materai,” ujarnya.

Sopan menambahkan, informasi yang diterimanya, penerima manfaat dibatasi minimal berusia 60 tahun.

Hal itu dibenarkan oleh Presiden Becak Listrik Indonesia sekaligus Wakil Ketua Yayasan GSN, Nanik Sudaryati. Ia menegaskan, bantuan ini memang diprioritaskan bagi pebecak lansia.

“Sementara ini kami prioritaskan usia 60 tahun ke atas, kecuali bagi penyandang disabilitas. Karena jumlahnya masih terbatas, lansia kami dahulukan,” jelasnya.

Menurut Nanik, becak listrik yang diberikan menggunakan daya di bawah 450 watt sehingga dapat diisi ulang menggunakan listrik rumah tangga. 

Dalam kondisi normal, baterai mampu bertahan sekitar enam jam, tergantung beban angkut.

“Semakin berat muatannya, tentu pemakaian baterainya lebih cepat,” imbuhnya.

Dari sisi nilai, satu unit becak listrik diperkirakan seharga Rp 22 juta. Dengan demikian, total bantuan yang disalurkan di Bondowoso mencapai sekitar Rp 4,4 miliar.

“Becak ini lebih kuat dan bahannya lebih besar. Hari ini kami menyerahkan 200 unit dan semuanya diberikan gratis,” katanya.

Selain itu, setiap unit becak listrik dilengkapi garansi selama satu tahun. Jika terjadi kerusakan, penerima diminta melapor melalui dinas terkait untuk ditindaklanjuti bersama Yayasan GSN.

Nanik juga menyebutkan bahwa ke depan bantuan becak listrik direncanakan akan terus ditambah.

“Secara nasional yang dipesan saat ini sekitar 70 ribu unit. Target 2026 sekitar 25 ribu unit. Mudah-mudahan Bondowoso bisa mendapatkan tambahan lagi dalam beberapa bulan ke depan,” ujarnya.

Ia menambahkan, program ini merupakan wujud kepedulian Presiden agar para pebecak, khususnya lansia, tidak lagi sepenuhnya mengandalkan tenaga fisik dan memiliki aset sendiri, mengingat selama ini banyak pebecak masih menyewa becak.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, menyambut baik program tersebut. Ia menilai becak listrik tidak hanya membantu para pebecak, tetapi juga berpotensi menjadi solusi transportasi lingkungan sekaligus pengungkit ekonomi masyarakat.

“Kami berharap program ini bisa mendorong peningkatan pendapatan masyarakat, mengurangi kemiskinan, dan mengisi kekurangan angkutan lingkungan di Bondowoso. Bahkan, ini juga berpotensi mendukung sektor pariwisata,” kata Bupati.

Menurutnya, dengan jangkauan yang lebih jauh dibandingkan becak kayuh, becak listrik dapat dimanfaatkan sebagai sarana transportasi wisata di berbagai destinasi di Bondowoso.

“Pariwisata di Bondowoso bisa ditempuh dengan becak listrik yang daya jangkaunya lebih jauh. Ini tentu sangat membantu, baik bagi wisatawan maupun masyarakat,” tambahnya.

Terkait kebutuhan operasional, Nanik meminta dukungan pemerintah daerah untuk penyediaan fasilitas pengisian daya di beberapa titik. Menanggapi hal tersebut, Bupati menyatakan pihaknya siap mempertimbangkan dan memfasilitasi penyediaan lokasi charging.

“Sistem listriknya bersifat umum dan bisa digunakan di banyak tempat. Ke depan, akan kita pikirkan dan fasilitasi titik-titik pengisian daya agar becak listrik ini bisa beroperasi optimal,” tegasnya.

Bupati juga berharap ke depan jumlah bantuan dapat ditambah agar menjangkau lebih banyak kecamatan.

“Tentu kami ingin agar bantuan ini jangkauannya semakin luas. Tadi sudah kami sampaikan, dan insya Allah ke depan bisa ada tambahan lagi. Mudah-mudahan dalam dua atau tiga bulan ke depan Bondowoso kembali mendapatkan bantuan,” pungkasnya.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow