Selamatan Bandara KASA, KHR Azaim Pengasuh Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Situbondo Ungkap Dawuh Visioner KHR As’ad

KHR Azaim Ibrahimy mengungkap dawuh KH As’ad Syamsul Arifin tentang bandara di Situbondo yang diproyeksikan untuk haji dan umrah saat selamatan pembangunan Bandara KASA.

Dec 16, 2025 - 17:53
 0
Selamatan Bandara KASA, KHR Azaim Pengasuh Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Situbondo  Ungkap Dawuh Visioner KHR As’ad
Momentum Dua kiai besar, yakni KHR Azaim Ibrahimy dan Pengasuh Ponpes Walisongo, KHR Muhammad Kholil As’ad, dalam satu majelis doa untuk kelancaran pembangunan Bandara KASA.

KABAR RAKYAT,SITUBONDO – Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, KHR Azaim Ibrahimy, mengungkapkan kisah dawuh almarhum KH As’ad Syamsul Arifin yang pernah menyebut Kabupaten Situbondo kelak memiliki bandara untuk kepentingan ibadah haji dan umrah.

Suasana acara pun semakin khidmat saat lantunan dzikir basmalah dikumandangkan bersama para hadirin.

Pernyataan tersebut disampaikan KHR Azaim dalam doa bersama selamatan pembangunan Bandara KHR As’ad Syamsul Arifin (KASA) di Dusun Banongan, Desa Waringin Anom, Kecamatan Asembagus, Situbondo, yang dihadiri KHR Kholil As’ad Samsul Arifin dan para kiai, santri, bersama masyarakat setempat.

“Kami teringat kisah yang dituturkan warga Sukorejo beberapa tahun silam, bahwa Almagfurlah KH As’ad pernah berdawuh, suatu saat di Situbondo akan ada bandara dan orang-orang berangkat ibadah haji dari sini,” ujar KHR Azaim, disambut tepuk tangan hadirin.

KHR Azaim mengaku dawuh tersebut sempat menjadi perbincangan luas di kalangan masyarakat, sehingga mendorong dirinya untuk menelusuri kebenaran kisah yang berkembang secara turun-temurun itu.

KHR Azaim menegaskan bahwa upaya mencari kebenaran tersebut bukan dilandasi keraguan terhadap dawuh ulama besar, melainkan keinginan memastikan sumber kisah itu berasal dari orang-orang yang benar-benar mendengar langsung.

“Bukan berarti tidak percaya kepada dawuh Kiai As’ad, tetapi kami ingin memastikan apakah benar warga yang menceritakan itu mendengar langsung dari beliau,” tutur KHR Azaim.

Dalam penuturannya, KHR Azaim menyampaikan bahwa pada masa itu hampir tidak terbayangkan pembangunan bandara di Situbondo, terlebih jika fungsinya tidak hanya untuk kepentingan pertahanan militer, tetapi juga untuk pemberangkatan ibadah haji dan umrah.

Dia berharap pembangunan Bandara KASA dapat berjalan sesuai harapan dan cita-cita masyarakat Situbondo, serta senantiasa berada dalam ridha Allah SWT.

“Semoga harapan, cita-cita, dan doa seluruh masyarakat dikabulkan Allah SWT, serta proses pembangunannya dimudahkan tanpa hambatan apa pun,” ujar KHR Azaim.

Menjelang akhir tausiyahnya, KHR Azaim mengajak seluruh hadirin untuk bermunajat bersama melalui rangkaian wirid dan dzikir basmalah dalam momentum selamatan Bandara KASA tersebut.

Momentum doa bersama itu dinilai langka dan bersejarah, karena mempertemukan dua kiai besar, yakni KHR Azaim Ibrahimy dan Pengasuh Ponpes Walisongo, KHR Muhammad Kholil As’ad, dalam satu majelis doa untuk kelancaran pembangunan bandara.

Sementara itu, KHR Muhammad Kholil As’ad berharap pembangunan Bandara Kiai As’ad Syamsul Arifin dapat memberikan manfaat luas dan membawa kemaslahatan bagi masyarakat Situbondo.

“Semoga pembangunan Bandara Kiai As’ad Syamsul Arifin terus diberi kelancaran dan kesuksesan hingga seluruh prosesnya selesai,” tutur KHR Kholil.

Penulis: Khairul


What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow