Lantik Direksi PDP Kahyangan, Bupati Jember Targetkan Perkebunan Dorong Ekonomi Warga

May 13, 2026 - 23:48
 0
Lantik Direksi PDP Kahyangan, Bupati Jember Targetkan Perkebunan Dorong Ekonomi Warga
Jajaran Direksi PDP Kahyangan Jember saat dilantik di Pendopo Wahyawibawagraha Pemkab Jember, Rabu malam (13/5/26).

KABAR RAKYAT, JEMBER — Pemerintah Kabupaten Jember melantik jajaran direksi baru Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Perkebunan Kahyangan, Rabu malam (13/5/2026), di Pendopo Wahyawibawagraha.

Tiga direksi yang dilantik adalah Gogot Cahyo Baskoro sebagai Direktur Utama, Dima Akhyar sebagai Direktur Umum dan Keuangan, serta Nyoman Aribowo sebagai Direktur Produksi, Pemasaran, dan Pengembangan.

Dalam sambutannya, Bupati Jember Muhammad Fawait, yang akrab disapa Gus Fawait, menegaskan PDP Kahyangan tidak boleh semata-mata berorientasi pada keuntungan perusahaan. Menurut dia, BUMD harus menjadi penggerak ekonomi masyarakat, terutama warga di sekitar kawasan perkebunan.

“PDP bukan perusahaan swasta yang murni berorientasi profit. Tujuan utamanya adalah menyejahterakan masyarakat dan menjadi pemantik ekonomi,” ujar Gus Fawait.

Fawait menilai tingkat kemiskinan masih tinggi di wilayah pedesaan, kawasan sekitar perkebunan, hutan, hingga pesisir. Karena itu, keberadaan PDP diminta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Keberhasilan PDP ke depan harus diukur dari dampak positif bagi warga di sekitar perkebunan,” katanya.

Ia juga meminta direksi baru tidak alergi terhadap kritik. Menurutnya, latar belakang aktivis yang dimiliki para direksi menjadi modal penting untuk mendorong perubahan di tubuh perusahaan.

“Aktivis biasanya berpikir out of the box, santun, dan tidak mudah menyerah. Jika ada kritik, hadapi dengan kinerja yang terukur,” tegasnya.

Selain peningkatan kesejahteraan pekerja kebun, Gus Fawait juga mendorong PDP Kahyangan memanfaatkan peluang dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menyebut perputaran ekonomi dari sekitar 400 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jember diperkirakan mencapai Rp4 triliun.

“PDP harus memastikan pasokan bahan baku untuk SPPG tersedia di Jember. Ini peluang baru untuk memperkuat perusahaan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama PDP Kahyangan, Gogot Cahyo Baskoro, mengakui masih banyak persoalan yang harus dibenahi di internal perusahaan, mulai dari pola manajemen yang dinilai belum terbuka, produktivitas tanaman yang belum maksimal, hingga optimalisasi aset.

“Kami melihat pola manajerial Perumda Perkebunan Kahyangan belum sepenuhnya terbuka. Hal ini memengaruhi tingkat kepercayaan publik, karyawan, maupun mitra,” katanya.

Gogot menegaskan pihaknya akan membawa PDP Kahyangan menuju konsep good clean corporate governance dengan menekankan prinsip transparansi, akuntabilitas, independensi, dan antikorupsi.

“Kami ingin menjadikan PDP Kahyangan sebagai perusahaan yang sehat, bersih, dan berdaya saing,” ujarnya. (zan)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow